Rabu, 25 September 2019

WORKSHOP BATIK GUTTA TAMARIND DI SOREANG

Bagaimana apabila suatu daerah belum memiliki batik? Ibu Nia, selaku penggerak PKK wilayah Soreang, menggagas batik Soreang dengan material kearifan lokal. Untuk mengawali rencana tersebut diadakan pengenalan membatik yang kegiatannya dijadikan satu dengan kegiatan para pemuda pemudi Soreang, dihadiri oleh banyak remaja dari luar kota Bandung.

Workshop pengenalan batik diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri atas pemuda pemudi. Generasi milenial diperkenalkan membatik tanpa canting. Di sentra perajin batikpun sangat langka ditemui anak muda yang sedang mencanting pasa sore hari.


Tidak ada komentar:

Art illuminations in 18th – 19th centuries manuscripts from Ngayogyakarta Hadiningrat Palace as a creative industry development

Art illuminations in 18th – 19th centuries manuscripts from Ngayogyakarta Hadiningrat Palace as a creative industry development Abstract M...