NIA KURNIASIH (MIA SYARIEF)

Ibu yang berpenampilan fashionable ini sehari-hari selalu mengenakan jilbab. Seluruh aktifitas dan gayanya terekam dalam foto yang penuh aksi dengan kacamata hitam yang hampir tak terlewatkan. Hari-harinya yang padat dipenuhi dengan aktifitas mengajar, berwirausaha dengan membuka butik pakaian muslim di salah satu daerah di Jawa barat, dan tentu saja membuat karya seni serta pameran. Berkarya adalah jiwanya, ekspresinya adalah rupa yang tertuang di atas kanvas.



Pengalaman pamerannya adalah

2013       Pameran 21 (Art, Women and Education) Galeri Maranatha-Bandung                
2013       Pameran Dunia 22 Ibu, Galeri Kita-Bandung                                      
2014       Pameran 21 (The Other Side of Women Educators), UPI-Bandung                        

2014       Karya terseleksi dalam Pameran Seni Rupa Karya Guru Seni Budaya (Guru Seni  
                Berlari) di Galeri Nasional Jakarta 
2014       Pameran How to Draw, Penyelenggara ITB, di Braga-Bandung
2014       Pameran di China
2014       Pameran "Lestari 2" Bale Pare-Kota Baru Parahyangan-Bandung
2014       Pameran "MetamorfosART 22 IBU" Gedung YPK Naripan-Bandung_Indonesia 
2015       Pameran 21 "Spirit of Woman" Univ. Paramadina Jakarta. 26-30 April 2015
2015      Asia Friendship Exchange Exhibition "FACE 2015" Eco Gallery Shinjuku-Japan.          8-10 May 2015 
2015       Pameran Asia Afrika di Gedung Sate, Aula Timur, 4 Juni -7 Juni 2015.
2015 Pameran drawing "PANDORA" Taman Budaya, Propinsi Jawa Barat, 22 Agustus -27 
          Agustus 2015
2015 2nd International Alumni eSe-arts 2015 (Exhibition, Seminar of Art in Education ) 22 Oktober – 30 Oktober 2015 Galeri Seni , Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia.

Festival Drawing Nasional, Oktober 2015.
 2015 Festival Drawing Nasional Bandung
2015 Pameran "Reuni Visual" Gedung FPSD-UPI Bandung. 19-23 November 2015
2015 Pameran bersama 70 pelukis Jawa Barat di Gedung Sate 21 Desember 2015
2015 Pameran 22 Ibu ke 3 "Portis Tertia Mundi" di GSPI Bandung 22 Des 15 - 18 Januari 2016


2016 Pameran Pandora #2 Sex, Women, and The City di Bentara Budaya Jakarta. 21 - 30 
          April 2016.
2016 Pameran Karya Seni Rupa Komunitas 22 Ibu dalam rangka memperingati Hari KAA ke           61 di Gedung Museum KAA-Bandung. 30 Mei -1 April 2016.
2016 Pameran 21 #4 Spririt Kartini di Galeri Thee Huis - Taman Budaya Jawa Barat. 30 

           April - 4 Mei 2016

Adapun salah satu karyanya adalah:





                                                                          
                                                                          
CHINESE WOMEN_2014_MIX MEDIA ON PAPER-90x90 CM_NIA KURNIASIH
http://www.solopos.com/2014/01/05/foto-pameran-karya-ibu-dunia-22-ibu-479370Bisnis/Rachman PAMERAN KARYA IBU Pengunjung mengamati karya seni yang dipamerkan pada pameran bertajuk "Dunia 22 Ibu", di Galeri Kita, Jalan RE Martadinata Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/1). Pameran yang diikuti sebanyak 22 peserta perempuan berlatar belakang pendidik seni rupa ini dalam rangka memperingati Hari Ibu yang akan berlangsung hingga 14 Januari 2014 mendatang.
PAYUNG GEULIS-2014-MIXED MEDIA-NIA KURNIASIH

Add caption






Dalam salah satu kesempatan studi banding ke sekolah-sekolah di Jepang_ Ibu Mia menyerahkan hasil karya seninya kepada Kepala Sekolah di sana.

4 komentar:

Unknown mengatakan...

wwwoooooaaaahhhh!!!!,sugooy,keren lukisanya kalau saya bisa melukis seperti ini mungkin saya akan melukis setiap hari.

Komunitas 22 Ibu mengatakan...

wahhh, melukislah Gilang dimulai dari melukis keindahan di hati, merajut kasih, menguntai damai...sukses selalu ya

Unknown mengatakan...

sugoii. . .Ibu Mia saya mau bertanya,ada berapa buah lukisan ibu ??

Unknown mengatakan...

Waaaw lukisannya keren keren buuuu,minta saran dong bu gimana caranya biar gambarannya bagus, cara pewarnaan nya yang begitu terlihat nyata ??

Art illuminations in 18th – 19th centuries manuscripts from Ngayogyakarta Hadiningrat Palace as a creative industry development

Art illuminations in 18th – 19th centuries manuscripts from Ngayogyakarta Hadiningrat Palace as a creative industry development Abstract M...